find us on : | Online : 2 | Today : 279 | Hits : 603 | Total Visitor : 517157
Rabu, 22 Januari 2014 - 07:05:00 WIB
Syarat Terkabulnya Doa (2)
by : AD | Kategori: Spritual | Dibaca: 2660 kali

Lanjutan dari >> Syarat Terkabulnya Doa (1)

Doa yang kita panjatkan berpeluang besar dikabulkan oleh Allah jika memerhatikan dan memenuhi syarat-syarat terkabulnya doa. Syarat-syarat itu adalah sebagai berikut.

4. Berusaha Selalu Mengonsumsi Makanan Halal
    Syarat lain terkabulnya doa adalah kita senantiasa mengonsumsi makanan halal. Jangan sampai ada barang haram yang masuk ke dalam perut kita.  Rezeki dan makanan yang haram akan menghalangi terkabulnya doa. Jika rezeki yang di tangan dan makanan yang di dalam perut adalah sesuatu yang haram, maka akan menghalangi terkabulnya doa.
Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah Swt. itu thayyib dan tidak menerima kecuali yang thayyib. Sesungguhnya Allah telah menyuruh kaum mukminin dengan apa yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul. Allah swt. berfirman, ‘Hai para Rasul, makanlah dari makanan-makanan yang thayyib dan kerjakanlah amal saleh.’ Allah Swt. juga berfirman, ‘Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki-rezeki yang thayyib yang Kami berikan kepadamu.’ Kemudian, beliau (Rasulullah) menyebut tentang seorang laki-laki yang menempuh perjalanan panjang, badannya kumal dan berdebu, ia mengangkat tangannya ke langit seraya berdoa, ‘Ya Tuhanku…Ya Tuhanku.’ Sedangkan, makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia dikenyangkan dengan sesuatu yang haram, maka bagaimana mungkin doanya dikabulkan.” (HR. Muslim).
Karena itu, kita semestinya memerhatikan kehalalan rezeki yang kita peroleh dan makanan yang kita konsumsi. Ibnu Rajab berkata, “Makanan, minuman, pakaian, dan sumber penghasilan yang halal merupakan salah satu penyebab diterimanya doa.”
Sa’ad bin Abi Waqash adalah salah seorang sahabat Rasulullah saw. yang doanya mustajab. Ternyata salah satu rahasia kemustajaban doa Sa’ad adalah ia hanya mengonsumsi makanan halal.
Sa’ad berkata, “Saya tidak pernah memasukkan ke dalam perut saya suatu makanan kecuali saya mengetahui dari mana sumbernya dan bagaimana cara mendapatkannya.”
Karena itu, marilah kita mengintrospeksi diri dari mana makanan dan rezeki kita berasal? Apakah dari sumber yang halal? Dengan cara apa memerolehnya? Konsumsilah hanya makanan yang halal dan diperoleh dengan cara yang halal pula agar doa kita terkabul.

5. Berbaik Sangka kepada Allah
    Syarat selanjutnya agar doa terkabul adalah senantiasa berbaik sangka kepada Allah. Yakinlah bahwa Allah akan mengabulkan segala permohonan kita karena Dia adalah Al-Wahhab (Maha Pemberi karunia).
    Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Berdoalah kalian kepada Allah dengan penuh keyakinan akan diterima karena sungguh Allah tidak mengabulkan doa orang yang hatinya lalai dan tidak yakin.” (HR. Tirmidzi).
    Dalam Hadis qudsi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra., Rasulullah saw. bersabda, “Allah Swt. berfirman, ‘Aku mengikuti persangkaan hamba-Ku dan Aku selalu bersamanya di manapun dia mengingat-Ku.’” (HR. Bukhari dan Muslim).
    Imam Asy-Syaukani mengatakan bahwa hadis di atas merupakan peringatan bagi manusia agar selalu berbaik sangka kepada Allah. Karena, Allah memberikan karunia bagi hamba-Nya sesuai dengan prasangka mereka. Siapa saja yang berbaik sangka kepada Allah, niscaya Dia akan membalas dengan karunia berlimpah.
Sejatinya, tidak ada alasan bagi kita untuk berburuk sangka kepada Allah. Bagaimana bisa kita berburuk sangka kepada Allah, padahal kita hidup atas karunia Allah. Kita makan dari rezeki yang diberikan Allah. Kita dikaruniai oleh Allah berbagai nikmat yang berlimpah, sehingga dapat menjalani kehidupan dengan baik. Maka,  berbaik sangkalah selalu kepada Allah dalam situasi dan kondisi apapun, terutama dalam berdoa kepada-Nya agar doa kita terkabul.

6. Menghadirkan Hati dan Menadaburi Doa yang Diucapkan
    Syarat selanjutnya agar doa terkabul adalah hadirnya hati (khusyuk) ketika berdoa dan menadaburi doa yang diucapkan. Imam Nawawi mengatakan, “Ketahuilah bahwa maksud doa adalah menghadirkan hati.”
    Bagaimana doa kita akan dikabulkan jika kita lalai ketika mengucapkannya dan tidak mengerti isi doa yang dipanjatkan? Rasulullah saw. bersabda, “Ketahuilah bahwa Allah tidak menerima doa orang yang hatinya lalai dan tidak yakin.” (HR. Tirmidzi).

7. Meningkatkan Keimanan dan Ketaatan kepada Allah
    Syarat terakhir agar doa terkabul adalah senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaatan kepada Allah. Dengan iman dan taat yang semakin meningkat, maka kita semakin dekat dengan Allah. Dan, jika telah dekat dengan Allah, niscaya permohonan yang kita panjatkan akan didengar dan dikabulkan oleh-Nya.
    Al-Qur’an menerangkan, “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka (jawablah) sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memeroleh kebenaran.” (QS. Al-Baqarah [2]: 186).
    Ayat di atas menerangkan ada dua syarat agar doa kita dikabulkan oleh Allah, yaitu memenuhi segala perintah Allah (falyastajiibuulii) dan beriman kepada Allah (walyu’minuubii). Jika kedua syarat tersebut telah terpenuhi, insya Allah doa kita akan terkabul.
    Imam Al-Laits meriwayatkan bahwa Nabi Musa as. melihat seorang laki-laki yang berdoa mengangkat kedua tangannya, dan dia terlihat bersungguh-sungguh dalam berdoa.
Lantas, Nabi Musa as. pun berdoa, “Wahai Rabbku, betapa banyak hamba-Mu yang berdoa kepada-Mu, sehingga Engkau menyayanginya dan Engkau Maha Penyayang. Maka, apa yang akan Engkau perbuat dengan kebutuhan orang ini?”
Allah SWT berfirman, “Wahai Musa, Aku tidak akan menyia-nyiakan permohonannya jika ia telah memenuhi hak-hak-Ku.”

Sumber : Buku "Menjadi Muslim Milyarder" by @AnangSujana






Iklan Baris Belajar bisnis boneka modal 2juta dpt harga grosir, itemnya bisa milih PIN 28B3A94E / 08176793339.

Belajar bisnis BUSANA MUSLIMAH 2juta dapat harga grosir, PIN 274FC9E6 / 085692305041 / 02196990678



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar