find us on : | Online : 4 | Today : 67 | Hits : 145 | Total Visitor : 532991
Jumat, 17 Januari 2014 - 07:00:00 WIB
Syarat Terkabulnya Doa (1)
by : AD | Kategori: Spritual | Dibaca: 3091 kali

Doa yang kita panjatkan berpeluang besar dikabulkan oleh Allah jika memerhatikan dan memenuhi syarat-syarat terkabulnya doa. Syarat-syarat itu adalah sebagai berikut.

1. Ikhlas
    Doa adalah ibadah. Karena itu, sebagaimana ibadah yang harus dikerjakan dengan ikhlas, maka doa pun harus dilakukan dengan ikhlas. Ikhlas di sini mengandung dua pengertian; pertama, doa hanya hak ditujukan kepada Allah karena hanya Dia-lah yang Mahakuasa mengabulkan doa. Kedua, berdoa dengan kesadaran diri bahwa kitalah yang membutuhkan doa. Karena itu, berdoalah dengan penuh ketulusan tanpa ada keterpaksaan sama sekali.
    Ibnu Abbas ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Apabila Engkau memohon, maka mohonlah kepada Allah. Dan apabila engkau meminta pertolongan, maka mintalah kepada Allah.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad).

2. Sabar dan Tidak Tergesa-gesa
    Pengabulan doa terkadang memerlukan proses seiring dengan kesungguhan kita, baik dalam berusaha maupun dalam berdoa itu sendiri. Karena itu, dalam berdoa, jangan ada perasaan dan sikap ingin segera dikabulkan.
    Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata, “Salah satu penghalang dikabulkannya doa adalah si pemohon bersikap ingin doanya segera dikabulkan dan tidak mau menerima proses pengabulan doa. Akhirnya, ia pun meninggalkan doa. Hal ini seperti orang yang menanam benih, namun ketika melihat pertumbuhan benih tersebut lambat dan lama berbuah, dia membiarkan dan meninggalkan benih tersebut.”
    Dalam hal ini, Rasulullah saw. bersabda, “Doa salah seorang di antara kamu akan diterima selama tidak bersikap tergesa-gesa (ingin segera dikabulkan).” (HR. Bukhari dan Muslim).
    Dalam Hadis lain, Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Doa seorang hamba akan dikabulkan selama tidak melakukan dosa besar, memutus silaturahmi, dan tergesa-gesa.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud dengan tergesa-gesa?” Rasulullah saw. bersabda, “Seseorang yang berkata, ‘Aku telah berdoa dan terus berdoa, tapi tidak pernah dikabulkan.’ Lalu dia merasa menyesal dan kemudian meninggalkan doa.”

3. Bertobat dari Segala Dosa
    Syarat ini sangat penting agar doa kita terkabul. Sebagian doa tidak terkabul karena adanya penghalang, yaitu dosa dan maksiat yang diperbuat. Umar bin Khathab ra. berkata, “Bersikap wara’ (mawas diri) dari segala yang dilarang Allah akan membuat doa dan tasbih diterima Allah.”
    Doa akan sulit sampai kepada Allah jika terhalangi oleh dosa dan maksiat yang kita perbuat. Karena itu, kita harus bertobat kepada Allah dengan sebenar-benarnya (tobat nasuha).
Al-Qur’an menegaskan, “Hai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai…”. (QS. At-Tahrim [66]: 8).
Oleh karena itu, mari kita bersihkan jalan doa dari segala kotoran dengan bertobat agar doa kita sampai kepada Allah dan dikabulkan. Jika jalan doa tidak dibersihkan dari segala kotoran, maka bagaimana bisa doa kita sampai kepada Allah? Artinya, bagaimana bisa kita berharap doa kita dikabulkan jika siang dan malam diisi dengan perbuatan dosa dan maksiat?

Sumber : Buku "Menjadi Muslim Milyarder" by @AnangSujana

Baca lanjutannya >> Syarat Terkabulnya Doa (2)






Iklan Baris Bisnis syariah All payment berbasis teknologi

Ingin berbisnis baju wanita? potensi untung hingga 100% bahkan lebih >> 081297200852 | pin 75C0A5EC



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar