find us on : | Online : 1 | Today : 341 | Hits : 827 | Total Visitor : 510476
Jumat, 28 Maret 2014 - 07:05:00 WIB
Saringan Informasi 3 Lapis
by : NC | Kategori: Motivasi | Dibaca: 3786 kali

Pada zaman Yunani kuno, Socrates adalah seorang terpelajar dan intelektual yang terkenal reputasinya karena pengetahuan dan kebijaksanaannya yang tinggi. Suatu hari, seorang pria menjumpainya dan berkata, “Tahukah Anda apa yang baru saja saya dengar mengenai salah seorang teman Anda?”
“Tunggu sebentar,” jawab Socrates. “Sebelum memberitahukan sesuatu kepada saya, saya ingin Anda melewati sebuah ujian kecil. Ujian tersebut dinamakan Ujian Saringan Tiga Lapis.”
“Saringan Tiga Lapis?” tanya pria tersebut.
“Betul,” lanjut Socrates, “sebelum Anda mengatakan kepada saya mengenai teman saya, merupaka ide yang bagus untuk menyediakan waktu sejenak dan menyaring apa yang akan Anda katakan. Itulah kenapa saya sebut sebagai Ujian Saringan Tiga Lapis.”
“Saringan yang pertama adalah KEBENARAN. Sudah pastikah Anda bahwa apa yang akan Anda katakan pada saya adalah benar?”
“Tidak,” kata pria tersebut. “Sesungguhnya saya baru saja mendengarnya dan ingin memberitahukannya kepada Anda.”
“Baiklah,” kata Socrates. “Jadi Anda sungguh tidak tahu apakah hal itu benar atau tidak.”
“Sekarang mari kita coba saringan ke dua, yaitu KEBAIKAN. Apakah yang akan Anda katakan kepada saya mengenai teman saya adalah sesuatu yang baik?”
“Tidak. Sebaliknya, mengenai hal yang buruk.”
“Jadi,” lanjut Socrates, “Anda ingin mengatakan kepada saya sesuatu yang buruk mengenai dia, tetapi Anda tidak yakin akan kebenarannya.”
“Anda mungkin masih dapat lulus ujian selanjutnya yaitu KEGUNAAN. Apakah cerita yang Anda ingin beritahukan kepada saya tentang teman saya itu akan berguna buat saya?”
“Tidak. Sungguh tidak,” jawab pria tersebut.
“Jika begitu,” simpul Socrates, “jika apa yang Anda ingin sampaikan kepada saya tidak benar, tidak juga baik bahkan tidak berguna bagi saya, mengapa Anda ingin menceritakannya kepada saya?”
Kisah di atas merupakan cerita yang diambil dari buku Happines Inside yang ditulis oleh Gobind Vashdev, seorang motivator multitalenta.
Dari kisah Socrates tadi semestinya dapat kita petik pelajaran berharga, bahwa apa yang ada dalam pikiran dan hati kita saat ini seperti rasa senang dan sedih. Begitu pula apa yang kita ucapkan sebagai wujud dari rasa kecewa atau marah adalah hasil dari apa yang kita lihat, dengar, alami dan rasakan.
Kita memiliki kendali atas apa yang bisa dan harus pikirkan dengan menyaring informasi yang akan kita terima. Mulailah dengan fokus memilih hanya pada hal-hal yang baik dan berita yang menyenangkan, agar pikiran dan kondisi hati  dan mulut kita selalu terjaga dalam keadaan baik pula.






Iklan Baris Belajar bisnis BUSANA MUSLIMAH 2juta dapat harga grosir, PIN 274FC9E6 / 085692305041 / 02196990678

Peluang Bisnis Distributor Produk Kesehatan dan Perawatan sehari-hari untuk Wanita, Pria & Anak-anak



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar