find us on : | Online : 5 | Today : 102 | Hits : 278 | Total Visitor : 373052
Selasa, 29 Juli 2014 - 07:07:17 WIB
Muhammad SAW Pun Berdagang
by : NC | Kategori: Spritual | Dibaca: 3211 kali

Muhammad SAW Pun Berdagang


Muhammad saw. saja, manusia terbaik sepanjang masa, tidak gengsi berdagang. Masa kita yang bukan siapa-siapa gengsi dan malu berdagang? Mbok ya ngaca gitu lho. He..he.he..  
Selain sebagai seorang rasul, Muhammad saw. juga dikenal sebagai pedagang  sukses. Selama kurang lebih 25 tahun Muhammad saw. berkarir sebagai pedagang. Beliau memulai karirnya sebagai pedagang saat berusia 12 tahun dan pensiun pada usia 37 tahun dengan mencatatkan diri sebagai seorang pedagang tersukses di jazirah Arab pada masa itu.
Sebelum meniti karir sebagai pedagang pada usia 12 tahun, Muhammad saw. sejak kecil telah terbiasa hidup mandiri. Pada usia delapan tahun, Muhammad saw. bekerja sebagai penggembala kambing milik orang-orang kaya Mekah. Beliau memeroleh upah dari pekerjaannya itu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Rasulullah Muhammad saw. pernah mengatakan, “Semua nabi pernah menggembala ternak.”
“Bagaimana dengan Anda, ya Rasulullah?” tanya para sahabat.  
“Allah tidak mengutus seorang nabi melainkan dia pernah menggembala ternak”, jawab Rasulullah Muhammad saw.
“Anda sendiri bagaimana, ya Rasulullah?” tanya sahabat lagi penasaran.
“Aku dulu menggembala kambing milik penduduk Mekah dengan upah beberapa qirath (upah dalam bentuk dinar atau dirham)”, jawab Rasulullah Muhammad saw. (HR. Bukhari).
Pekerjaan menggembala ternak merupakan pekerjaan yang memerlukan keahlian leadership dan manajemen yang baik. Penggembala harus mampu mengarahkan ternaknya ke padang rumput. Selain itu, penggembala juga harus mengendalikan hewan ternaknya agar tidak kabur atau tersesat.
Penggembala juga harus mampu melindungi hewan ternaknya dari berbagai gangguan, seperti ancaman hewan pemangsa atau pencurian. Ini semua merupakan bentuk dan fungsi manajemen dan leadership sebagai bagian yang sangat penting dalam bisnis.
Selanjutnya, Muhammad saw. memutuskan merintis karir sebagai pedagang. Karir Muhammad saw. sebagai pedagang dimulai ketika beliau ikut berdagang dengan pamannya, Abu Thalib, ke Syam (sekarang Suriah) saat berusia 12 tahun. Kemudian, pada usia 17 tahun Muhammad saw. mulai mandiri dalam berdagang. Beliau tidak lagi ikut dengan pamannya. Beliau telah memiliki pengalaman yang cukup untuk mulai berdagang sendiri.
Kejujuran dan kemampuan Muhammad saw. dalam berdagang membuat para  investor Mekah tertarik untuk bekerjasama dengan beliau. Salah seorang investor tersebut adalah Khadijah. Khadijah menawarkan kerjasama bisnis kepada Muhammad saw. dengan sistem mudharabah.
Mudharabah merupakan akad kerjasama suatu usaha antara dua pihak; satu pihak bertindak sebagai shahibul mal (pemilik modal) dan pihak lain menjadi mudharib (pelaku usaha), dan keuntungan dari usaha tersebut dibagi dua antara shahibul mal dan mudharib sesuai kesepakatan.
Muhammad saw. menyambut baik tawaran Khadijah. Berkat kejujuran dan kemampuannya dalam berdagang, Muhammad saw. berhasil memeroleh keuntungan besar. Kemudian, pada perkembangan selanjutnya Muhammad saw. menikah dengan Khadijah. Beliau kemudian mengelola seluruh bisnis Khadijah.
Ketika usianya menginjak 37 tahun, Muhammad saw. memutuskan pensiun dari dunia bisnis. Beliau telah mencapai posisi yang disebut oleh Robert Kiyosaki sebagai kebebasan finansial (financial freedom). Beliau memiliki banyak waktu luang yang digunakan untuk memikirkan kondisi masyarakatnya.
Jadi, berdagang adalah teladan dari Rasulullah saw. Karena itu, ayo berdagang. Sudahlah. Jangan banyak protes. Setuju saja! He..he..he.

Sumber : Buku Menjadi Muslim Milyarder by @AnangSujana






Iklan Baris Punya BB, facebook, twitter tapi belum hasilkan uang? malah ngabisin quota, yuk jualan baju aja

cara menghasilkan uang secara online, resmi bersertifikat nasional dan internasional.



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar