find us on : | Online : 2 | Today : 43 | Hits : 159 | Total Visitor : 336261
Jumat, 07 Maret 2014 - 07:30:10 WIB
Manajamen Marah
by : NC | Kategori: Spritual | Dibaca: 1573 kali

Dari Sulaiman bin Surad ra., katanya; “Saya duduk bersama Rasulullah SAW dan terdapat dua orang yang saling memaki antara satu sama lain. Salah seorang keduanya telah merah padam mukanya dan membesar urat lehernya. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, ‘Sesungguhnya aku mengetahui suatu ucapan yang apabila diucapkannya tentulah hilang apa yang ditemuinya (kemarahannya), yaitu perkataan A’udzubillahi minasy syaithanirrajiim. Beberapa orang lalu menghampiri orang yang sedang marah itu lalu menyampaikan sabda Rasulullah. Lelaki itu menjawab, “Apakah aku gila (sehingga aku perlu perlindungan daripada syaithan)?” (Hadist Riwayat Al Bukhari)

Betapa pentingnya menguasai perasaan marah hingga Rasul pun sering menasihati para sahabatnya dengan ‘Jangan Marah’ karena buruknya akibat marah. Saat emosi memuncak, segeralah melakukan hal-hal ini;
1.    Mengucap ta’awudz (mengucap A’udzubillahi minasy syaithanirrajiim).
Sesungguhnya marah itu asalnya dari syaithan yang menghasut dan merasuk ke dalam diri manusia. Maka berlindunglah kepada Allah dari kejahatannya.
2.    Segera duduk (jika sedang berdiri) atau tidur/berbaring (jika sedang duduk)
Merendahkan diri, dengan maksud menenangkan diri untuk menghilangkan perasaan marah dan nafsu yang berkecamuk
3.    Mengambil air wudhu
Sabda Rasulullah, “Sesungguhnya syaithan itu berasal dari api (an naar) dan sesungguhnya api akan padam dengan air. Maka apabila seseorang dari kamu marah, maka berwudhulah.” (Hadist Riwayat Abu Daud).
4.    Beristighfar
Istighfar sebagai senjata orang mukmin akan menahan kita dari perbuatan buruk akibat marah.

Sikap marah muncul karena ego yang tak ingin dikalahkan, namun amarah seharusnya dapat diatasi dan dihalangi dengan sikap kesabaran. Maka redakanlah amarahmu.
Allah berfirman dalam Al Quran surat At-Taghabun:14
“Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Tirmidzi, juga disebutkan bahwa Rasulullah berkata, “Barangsiapa yang menahan amarahnya sedangkan dia mampu melampiaskannya, maka Allah akan memanggilnya dari kalangan makhluk pada hari kiamat dan dia diberi peluang memilih bidadari yang dia sukai di surga.”
Jika perasaan marah mulai menjelma, segeralah berdoa,
A’udzubillahi minasy syaithaanirrajiim. Allahummaghfirli zanbi wazhab ghaiza qalbi wa ajirni minasy syaithaanirrajiim
n    Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaithan yang terkutuk. Ya Allah ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari gangguan syaithan yang terkutuk.






Iklan Baris Belajar bisnis BUSANA MUSLIMAH 2juta dapat harga grosir, PIN 274FC9E6 / 085692305041 / 02196990678

Menjual Jaket bola dengan harga Murah dan ada diskon juga.. Welcome reseller dan dropship



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar