find us on : | Online : 7 | Today : 265 | Hits : 583 | Total Visitor : 510400
, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Luruskan Niat Berbisnis (1)
by : EM | Kategori: Spritual | Dibaca: 2749 kali

Luruskan Niat Berbisnis

Alkisah, seorang abid (ahli ibadah) merasa gundah karena ulah warga kampungnya. Warga di kampungnya menyembah pohon besar yang terletak di ujung kampung. Sebagai seorang tokoh agama, abid merasa terpanggil untuk memberantas kemusyrikan di kampungnya.

 

Esoknya, abid melangkah menuju ujung kampung menyandang kapak untuk menebang pohon itu. Menurutnya, gara-gara keberadaan pohon itulah, warga kampung jadi berbuat syirik. Namun, di tengah jalan, langkah abid dihadang oleh setan yang menyamar sebagai seorang laki-laki.

 

Setan ngotot menghalangi abid menebang pohon. Abid pun ngotot menebang pohon tersebut. Terjadilah perkelahian antara abid dan setan. Perkelahian dimenangkan oleh abid. Setan menyerah.

 

Dasar setan itu licik. Ia bersiasat dengan menawarkan akan memberikan uang dua dinar setiap hari kepada abid asalkan abid membatalkan niatnya menebang pohon itu. Abid tergoda. Ia menyetujui tawaran setan.

 

Abid pulang ke rumahnya. Esok harinya, benar saja abid mendapati uang dua dinar di bawah pintu rumahnya. Namun, pada hari ketiga abid tidak mendapatkan uang tersebut. Abid marah. Ia merasa dikhianati. Abid meraih kapak untuk menebang pohon tersebut.

 

Di tengah perjalanan, setan kembali menghalangi. Terjadilah adu mulut antara setan dan abid. Akhirnya, perkelahian tak terelakkan. Akan tetapi, kali ini abid yang kalah dan kemudian menyerah. Abid merasa heran. Ia pun bertanya kepada setan, “Tempo hari aku yang memenangkan perkelahian, tetapi mengapa kali ini aku yang kalah?”

 

“Tempo hari, niat kamu menebang pohon itu lurus dan bersih karena Allah semata. Karena itu, kamu menang. Akan tetapi, kali ini niat kamu menebang pohon tidak karena Allah, melainkan karena uang. Jadilah, aku yang menang”, terang setan diikuti tawa terbahak-bahak.

 

Belajar dari kisah di atas, ketika akan memulai bisnis, maka tanyakan pada diri sendiri apa niat Anda dalam berbisnis? Lho kok niat? Ya, iyalah. Niat itu penting. Niat sangat terkait erat dan berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh. Bahkan, niat pula yang akan membedakan apakah pekerjaan kita itu dinilai sebagai ibadah atau pekerjaan biasa saja. Jadi, sekali lagi niat itu penting dan sangat berpengaruh terhadap hasil.

 

Sumber: Buku "Menjadi Muslim Milyarder"






Iklan Baris Expidisi di sungai mahakam pengankutan barang atau sejenisnya Memberikan Pelayanan yg terbaik.

Ingin berbisnis baju wanita? potensi untung hingga 100% bahkan lebih >> 081297200852 | pin 75C0A5EC



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar