find us on : | Online : 5 | Today : 88 | Hits : 174 | Total Visitor : 373038
, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Jangan Terlena di Zona Nyaman
by : IDP | Kategori: Bisnis | Dibaca: 5521 kali

Banyak orang terlena berada di zona nyaman. Padahal, bisa jadi zona nyaman itu sebenarnya tidak nyaman, tetapi dinyaman-nyamankan. Sebaliknya, zona tidak nyaman itu sebenarnya nyaman. Tergantung sudut pandangnya.

Orang merasa betah berada di zona nyaman karena kebutuhannya sudah terpenuhi, sehingga enggan melakukan sesuatu untuk meningkatkan kualitas diri dan hidupnya menjadi lebih baik lagi. Ia tidak mau mengambil risiko berpindah ke zona lain. Padahal, semua dalam kehidupan ini memiliki risiko. Menyebrang jalan saja ada risikonya.

Jadi, yang tepat itu bukan menjauhi risiko, tetapi mengelola risiko agar berbuah rezeki. Risiko dan rezeki itu ‘kan berdekatan. Risiko dalam bahasa Inggris disebut risk. Risk itu berdekatan dengan rizq dalam bahasa Arab. Rizq itu artinya rezeki. Jelas sekali, di dalam risiko itu ada rezeki.

Anda tidak harus meninggalkan pekerjaan untuk memulai usaha. Bisa saja membuka usaha sambil tetap bekerja. Tinggal buat sistemnya agar bisa berjalan meski Anda tinggal bekerja. Usaha pecel ayam misalnya. Anda bisa merekrut karyawan untuk menjalankan usaha. Anda jelaskan dan latih karyawan Anda tentang mekanisme usaha pecel ayam. Beres ‘kan?!

Contoh lain, Anda membuka usaha penerbitan buku, Anda bisa bekerjasama dengan distributor untuk penjualannya. Sementara, proses produksi buku meliputi penulisan naskah, lay out, disain cover, editing, bisa dilakukan sambil bekerja atau Anda juga bisa mengorderkan kepada orang lain. Anda tinggal mengontrol saja. Jalan ‘kan?!   

Rumus Mengatasi Zona Nyaman:
·    Ambil risiko dan kelola.
·    Buka usaha sambil tetap bekerja.

Sumber : Buku "Menjadi Muslim Milyarder" by @AnangSujana






Iklan Baris Belajar bisnis BUSANA MUSLIMAH 2juta dapat harga grosir, PIN 274FC9E6 / 085692305041 / 02196990678

Menjual Jaket bola dengan harga Murah dan ada diskon juga.. Welcome reseller dan dropship



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar