find us on : | Online : 6 | Today : 46 | Hits : 164 | Total Visitor : 336264
, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Bersyukur ala Rasulullah
by : EM | Kategori: Spritual | Dibaca: 6508 kali

Ada rumus sederhana, tapi jitu agar kita menjadi manusia yang bersyukur, yaitu melihat ke bawah untuk hal-hal yang bersifat fisik dan materi duniawi. Jika kita tergolong orang miskin, lihatlah ke bawah, ternyata masih ada orang yang lebih miskin dari kita.

 

Jika saat ini kita sedang sakit, lihatlah ke bawah, ternyata di luar sana masih banyak orang yang lebih sakit dari kita. Jika kita tidak memiliki wajah yang rupawan, lihatlah ke bawah, ternyata wajah kita masih lebih baik dibandingkan kebanyakan orang. Hal ini akan menimbulkan rasa syukur pada diri kita, ternyata kita masih lebih beruntung dibandingkan orang lain.

 

Dalam konteks ini, Rasulullah saw. bersabda, “Lihatlah orang yang di bawah kalian dan janganlah melihat orang yang di atas kalian, karena yang demikian itu lebih layak bagi kalian untuk tidak memandang rendah nikmat Allah yang dilimpahkan kepada kalian.” (HR. Muslim dan Tirmidzi).

 

Sebaliknya, lihatlah ke atas dalam perkara-perkara ibadah dan ukhrawi. Jika merasa ibadah kita sudah cukup baik, lihatlah ke atas, ternyata sangat banyak orang yang kuantitas dan kualitas ibadahnya lebih baik dari kita. Jika merasa kita merasa telah memiliki ilmu yang cukup, lihatlah ke atas, ternyata di luar sana sangat banyak orang yang lebih berilmu dari kita. Hal ini akan mendorong dan memotivasi kita untuk lebih meningkatkan kualitas diri dan ibadah kita.

 

Rasulullah saw. adalah manusia yang sangat bersyukur. Beliau telah memberikan teladan agar kita senantiasa menjadi hamba yang bersyukur kepada Allah. Perhatikanlah hadis di bawah ini!

 

Siti Aisyah menuturkan, “Suatu malam, Rasulullah datang kepadaku, dan kami tidur di tempat tidur hingga tubuh beliau bersentuhan dengan tubuhku. Setelah beberapa saat, beliau berkata, ‘Wahai putri Abu Bakar, izinkanlah aku bangun untuk beribadah kepada Tuhanku.’ Aku menjawab, ‘Saya senang berdekatan dengan baginda, tapi saya mengizinkannya.’

Kemudian beliau bangun, pergi ke tempat air dan berwudhu, lalu shalat. Beliau mulai menangis hingga air matanya membasahi dadanya, kemudian beliau rukuk dan terus menangis, lalu sujud dan terus menangis, lalu mengangkat kepala dan terus menangis. Beliau dalam keadaan demikian sampai Bilal datang dan memanggil beliau untuk shalat subuh.

Aku bertanya kepada beliau, ‘Apakah yang menyebabkan baginda menangis wahai Rasulullah, padahal Allah telah mengampuni dosa-dosa baginda, baik yang dahulu maupun yang akan datang?’ Beliau menjawab, ‘Tidakkah engkau suka aku menjadi seorang hamba yang bersyukur?’”

 

Betapa mulia akhlak Rasulullah. Beliau telah dijamin masuk surga, tapi beliau tetap beribadah kepada Allah dengan optimal. Itulah bentuk rasa syukur beliau kepada Allah yang telah memberikan derajat yang mulia di sisi-Nya.

 

Sumber: buku "Menjadi Muslim Milyarder"






Iklan Baris Di Jual Rumah Ada 2 unit luas 120m2 tingkat 2 lantai, 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, 550jta perunit

cara menghasilkan uang secara online, resmi bersertifikat nasional dan internasional.



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar