find us on : | Online : 4 | Today : 153 | Hits : 382 | Total Visitor : 379789
, 11 Januari 2014 - 12:31:00 WIB
Bercermin
by : EM | Kategori: Motivasi | Dibaca: 1797 kali

Masyarakat media sosial tumbuh begitu pesat, berbagai kalangan hadir meramaikannya. Ada sisi baik dan buruk di dalam sebuah penemuan. Ya, itu juga yang ada di terjadi di media sosial. Sisi positifnya, kita bisa dapatkan banyak ilmu gratis dan juga informasi yang begitu cepat. Melebihi cepatnya berita tv dan radio. Kita dapat berbagi apapun yang kita mau,  entah itu curhatan, ilmu dan lain sebagainya. Sisi negatifnya ternyata media sosial melahirkan banyak sekali orang-orang yang mudah sekali menghakimi seseorang atau kelompok & sering kali kata-kata kotor keluar dari tulisan-tulisan mereka.

 

Kadang yang terjadi sebenarnya hanya kesalahpahaman, menyimpulkan hanya dari kata-kata yang singkat, malas membaca keseluruhan dan lain sebagainya. Memang keterbatasan karakter membuat ruang gerak menjadi sempit. Akun-akun pencela tumbuh begitu pesat. Entahlah, apakah kebencian sudah menyebar begitu cepat mengalahkan kebaikan? Satu orang berbuat salah dihakimi, tapi apakah telah melihat kebaikan-kebaikan yang sudah diperbuat orang tersebut? Kadang kita dibutakan oleh hal-hal yang kadang tak penting untuk dibahas.

 

Alangkah baiknya kita ambil yang baik, buang yang buruk. Namanya juga opini orang, belum tentu 100% benar. Ya, memang kalau salah harus diluruskan, tapi cobalah sampaikan  dengan santun tanpa harus mencaci maki. Pernahkah berfikir jika kita yang berada di posisi orang tersebut? Apa perasaan kita? Sebelum mengomentari seseorang ada baiknya kita bercermin kembali pada diri kita yang (mungkin) sangat-sangat jauh dari kata sempurna. Melihat kembali, “apa saya sudah jauh lebih baik dari orang tersebut?”

 

 

Kata Ustad Salim A. Fillah: “Di antara bentuk kasih Allah pada orang yang jatuh dalam dosa ialah banyaknya penggunjing. Mereka menghadiahkan pahala & mengurangi dosanya. Di dunia nyata & maya; banyak hal menarik untuk ditanggapi. Tapi jernihlah memutuskan; tanggapan atau diam kita yang kan mengantar ke surga. Terjaminkan rumah surga dari bawah ke atasnya bagi yang; hindari debat walau dirinya tepat, jauhi dusta walau bercanda, & ahli akhlaq mulia.

 

 

Risiko menyampaikan opini adalah dipuji atau dicaci. Susah membuat semua orang senang di dunia ini. Jadi jalani saja apa yang menurut kita benar dan tak keluar dari jalur yang sudah ditetapkanNya.






Iklan Baris Belajar bisnis boneka modal 2juta dpt harga grosir, itemnya bisa milih PIN 28B3A94E / 08176793339.

Menjual Jaket bola dengan harga Murah dan ada diskon juga.. Welcome reseller dan dropship



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar