find us on : | Online : 1 | Today : 30 | Hits : 117 | Total Visitor : 342134
, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Bangkrut Optimal
by : IDP | Kategori: Bisnis | Dibaca: 11467 kali

“Ketika memulai usaha, kalau bangkrut gimana?” tanya seseorang yang mau memulai usaha, tapi kebanyakan mikir.
Ya, nggak gimana-gimana. Kalaupun usaha yang dirintis bangkrut, terima saja. ‘Kan awalnya tidak punya apa-apa alias modal dengkul. Jika kembali ke awal lagi, bukankah itu impas. Bahkan, sebenarnya kita untung. Karena, kita dapat pelajaran berharga dari kebangkrutan.

Pelajaran akan lebih mengena dan meresap ketika dialami langsung daripada teori. Bandingkan saja, Anda belajar tentang sabar secara teori dengan mengalami langsung saat mendapat musibah. Mana yang lebih nendang? Saat mengalami langsung ‘kan? Nah, di situlah kita akan tumbuh berkembang menjadi lebih baik dan matang.

Jadi, nggak usah takut bangkrut. Buang jauh-jauh pikiran itu. Kesempatan sukses terbuka lebar kok. Tinggal kita mau berjuang atau tidak. Kalaulah harus mengalami kebangkrutan, ya jadikan saja pelajaran. Ambil hikmahnya untuk kemudian bangkit lagi. Inilah yang disebut bangkrut optimal. Secara kasat mata kita bangkrut. Akan tetapi, sesungguhnya secara mental kita siap untuk bangkit dan meloncat lebih tinggi.

Kami sendiri pernah mengalami kebangkrutan. Tujuh belas toko harus tutup. Tiga mobil dan tiga rumah amblas. Bahkan, masih harus menanggung utang 50 juta rupiah. Dalam kondisi seperti itu justru kami memeroleh pelajaran berharga.

Pertama, kami menyadari bahwa semua harta yang kami miliki sejatinya hanyalah titipan. Ketika Allah berkehendak mengambilnya kembali, maka sangat mudah bagi-Nya. Karena itu, kita harus ikhlas menerimanya.
Kedua, kami menyadari bahwa bisnis itu harus dilandasi dengan keimanan. Ketika iman menjadi fondasi bisnis, maka kita akan terjaga dari melakukan praktik bisnis yang tidak dibenarkan dalam ajaran Islam. Karena, dalam Islam, yang halal itu jelas, dan yang haram juga jelas.    

Menyikapi kebangkrutan itu, kami sekeluarga bertobat kepada Allah. Barangkali ada dosa-dosa di masa lalu yang belum diampuni. Barangkali dalam menjalani usaha selama ini, kami banyak lupa kepada Allah. Kemudian, kami berusaha bangkit dan merintis kembali usaha kami dari minus. Hasilnya, alhamdulillah usaha kami jalan lagi, bahkan terus berkembang dan maju sampai sekarang.    

Rumus Bangkrut Optimal:
·    Terima dengan ikhlas.
·    Ambil pelajaran dan bangkit lagi.

Sumber : buku "Menjadi Muslim Milyarder" by @AnangSujana






Iklan Baris Menjual Jaket bola dengan harga Murah dan ada diskon juga.. Welcome reseller dan dropship

Bisnis syariah All payment berbasis teknologi



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar