find us on : | Online : 4 | Today : 152 | Hits : 372 | Total Visitor : 379788
, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Bakhil itu Mengundang Azab (1)
by : EM | Kategori: Spritual | Dibaca: 3692 kali

Orang yang bakhil (kikir) mengira kebakhilan mereka itu baik bagi dirinya. Padahal, sungguh, kebakhilan mereka itulah yang akan menenggelamkan mereka. Kelak di akhirat, harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan ke leher mereka. Simaklah firman Allah swt. berikut ini.

 

“Dan jangan sekali-kali orang-orang yang bakhil dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya, mengira bahwa (bakhil) itu baik bagi mereka, padahal (bakhil) itu buruk bagi mereka. Apa (harta) yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan (di lehernya) pada hari kiamat. Milik Allah-lah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 180). 

 

Sejarah telah mencatat sosok manusia yang kaya raya, namun bakhilnya minta ampun. Dialah Qarun dan Tsa’labah.  Pada artikel kali ini, kita akan mengingat tentang Qarun.

 

Qarun pada awalnya adalah orang yang sangat miskin (melarat). Suatu hari ia merajuk kepada Nabi Musa agar didoakan menjadi orang kaya. Nabi Musa memenuhi permintaan Qarun. Beliau memanjatkan doa untuk Qarun. Berkat doa Nabi Musa as., Qarun secara perlahan berubah menjadi wirausahawan sukses. Kekayaannya terus bertambah dan meningkat. Bahkan, pada akhirnya Qarun menjadi orang terkaya di masanya. Konon kunci gudang kekayaan Qarun harus dibawa oleh unta saking banyaknya. Jika kunci gudang kekayaannya saja harus dibawa dengan unta, bisa dibayangkan berapa total kekayaan Qarun.

 

Akan tetapi, Qarun tidak mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepadanya. Ia tidak mau membayar zakat, apalagi mengeluarkan infak dan sedekah. Sifat bakhilnya benar-benar telah memenuhi hatinya. Sikap Qarun tersebut mengundang murka Allah. Hingga pada akhirnya Allah membinasakan Qarun dan membenamkan semua kekayaannya ke dalam tanah. Kisah Qarun ini dikisahkan dalam Al-Qur’an surat Al-Qashash ayat 79 – 82.

 

“Maka keluarlah dia (Qarun) kepada kaumnya dengan kemegahannya. Orang-orang yang menginginkan dunia berkata, ‘Mudah-mudahan kita mempunyai harta kekayaan harta seperti apa yang telah diberikan kepada Qarun, sesungguhnya dia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar.” Tetapi orang-orang yang dianugerahi ilmu berkata, “Celakalah kamu! Ketahuilah, pahala Allah lebih baikbagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebaikan, dan (pahala yang besar) itu hanya diperoleh orang-orang yang sabar. Maka Kami benamkan dia (Qarun) bersama rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya satu golonganpun yang akan menolongnya selain Allah, dan dia tidak termasuk orang-orang yang membela diri.” (QS. Al-Qashash [28]: 79 – 82). 

 

Semoga kita dapat mengambil hikmah dari kisah perjalanan Qarun tersebut. Amin

 

Sumber: Buku "Menjadi Muslim Milyarder" karya @AnangSujana






Iklan Baris Expidisi di sungai mahakam pengankutan barang atau sejenisnya Memberikan Pelayanan yg terbaik.

Bisnis syariah All payment berbasis teknologi



Artikel Terkait


Komentar :



Isi Komentar

Klik untuk menampilkan Form Komentar